masih cerita seputar diet
Alleluyah sudah di minggu ke-2 saya berdiet. Sampai saat ini, saya lemaaaaas. Jantung saya jadi berdebar-debar serasa jatuh cinta (tapi yang ini gag enak) dan napas saya jadi sesek. Saya coba perhari ini tanpa ngobat *hayaaah*
Ohiyaaa, ini update-an saya di minggu ini juga minggu lalu, dimana blog saya sebelumnya mencantumkan informasi yang tebak-tebak buah manggis.
Tanggal: 30 Juli 2011
Berat Badan: 62,8 kg ; Body Fat: 33,7 % ; BMI: 25,2 %
Tanggal: 6 Agustus 2011
Berat Badan: 60,4 kg (Yippiiiie!!! Turun 2,4 kg) ; Body Fat: 35,3 % (Naiiik? Kenapaaa? Ternyata, katanya disebabkan penurunan bb saya yang turun dan mengakibat body fat ini menjadi naik dan juga konsumsi air yang berlebih, which is, gag pa-pa.. masih sehat) ; BMI: 24,2 % (Yesss!!! Turun 10 %. BMI ini adalah perhitungan ideal dan sehatnya juga proposional antara tinggi badan dan bb – yang bagus dan sehat ketika BMI mencapai angka ± 22 %)
Di pertemuan kedua ini, saya diberi notes yaitu cara memasak makanan diet. Yang tanpa minyak lah, yang tanpa itulah, endebre endebre endebre.. Ribet sih, dan harusnya saya lakukan. Tapiiii, secara orang rumah pada masaknya baru jam 6 pagi dimana saya jam segitu udah ngacir pergi ke kantor, alhasil, saya tetap memakan makanan restoran atau warung. Mau gimana lagi coba? (walaupun kemarin saya cukup merasa bersalah dengan menu makan siang saya, nasi padang, cing! mana pake otak segala! *guilty feeling*)
Mudah-mudahan di sabtu ini saya menerima kabar baik lagi yaitu penurunan berat badan yang drastis juga sehat tanpa dibantu obat-obatan. Amien.